Akhlaq
-
Suami Tidak Memberi Nafkah, Wajarkah Istri Menggantikannya?
Fenomena suami yang tidak memberi nafkah penuh, kayaknya semakin sering kita dengar akhir-akhir ini. Entah dalam bentuk keluhan istri, “Suami saya nggak ngasih nafkah yang cukup,” atau “Saya terpaksa kerja karena kebutuhan rumah belum tercukupi.” Masalahnya, kondisi seperti ini sekarang seringkali dianggap wajar. Muncul juga istilah bagi-bagi tagihan, suami bayar cicilan rumah, istri yang nanggung listrik, air, dan uang sekolah…
Read More » -
Pentingnya Fondasi dan Peran Suami Istri dalam Rumah Tangga
Ngomong-ngomong soal peran suami istri dalam rumah tangga menurut Islam itu, kadang memang rasanya seolah kayak debat panjang yang nggak selesai-selesai. Banyak yang sibuk nuntut hak, sibuk pingin diakui, tapi lupa nata hati kalo hakikat hidup itu cuma buat ibadah, dan aturannya datang dari Allah ﷻ. Kalo sudah ego yang main, rumah yang harusnya jadi tempat pulang penuh tenang, malah…
Read More » -
Pekerjaan untuk Wanita Muslimah
Jika berbicara tentang pekerjaan bagi seorang wanita muslimah di masa ini, tantangan yang lebih besar adalah bagaimana tetap berkarier tanpa kehilangan arah dan adab. Islam tidak menghalangi perempuan untuk berkontribusi di ruang publik tetapi juga memberi mereka kesempatan untuk beribadah di setiap langkahnya. Nilai yang dijaga dalam Islam bagi seorang muslimah bukan hanya tentang hal-hal yang halal atau haram, tetapi…
Read More » -
Pahala Membantu Janda dan Anak Yatim dalam Islam
Para janda dan anak yatim sering menjadi kaum yang terpinggirkan dan terlupakan dalam kehidupan masyarakat kita saat ini. Meskipun demikian, mereka memiliki kedudukan yang sangat tinggi di sisi Allah ﷻ. Islam tentunya tidak hanya mengajarkan ajaran tentang kasih sayang secara lisan tetapi menuntut setiap pemeluknya untuk mewujudkannya dalam kehidupan mereka, terutama bagi mereka yang kehilangan pelindung dan penopang hidup mereka.…
Read More » -
Independent Woman dalam Islam
Istilah “independent woman” sudah lama menjadi simbol kekuatan dan kebebasan bagi banyak perempuan modern. Namun di balik gemanya, ada satu pertanyaan yang perlu kita renungkan bersama: Apakah nilai-nilai Islam benar-benar sejalan dengan kemandirian yang dimaksud? Istilah mandiri dalam Islam mungkin memiliki makna yang lebih mendalam daripada sekadar bisa segalanya sendiri. Baca juga: Kekuatan 1/3 Sedekah Mandiri yang Berdasarkan Nilai Bukan…
Read More » -
Mengaku Bertauhid, Tapi Masih Khawatir Soal Rezeki?
Kalo Rezeki Udah Diatur, Kenapa Masih Panik Persaingan Usaha? Pernah nggak, ngerasa was-was waktu lihat usaha tetangga makin ramai, sementara toko sendiri sepi? Atau tiba-tiba muncul usaha baru yang jualan produk mirip, terus dalam hati muncul rasa khawatir: “Aduh, gimana kalo pelanggan pindah ke sana ya?” Wajar, manusiawi dalam persaingan usaha. Tapi kalo rasa takut itu sampai bikin hati sempit,…
Read More » -
Hati-hati Syirik! Jimat Berkedok Kaligrafi Islam
“Kaligrafi islami ayat suci, tapi niatnya duniawi.Indah di dinding, tapi kosong di hati.” Pernah nggak sih kita masuk ke sebuah toko, terus di atas pintunya ada tulisan “Bismillāhirrahmānirrahīm” yang besar dan indah? Kaligrafi islami bersinar, dibingkai rapi, bahkan mungkin diberi lampu khusus biar tampak lebih berwibawa. Tapi kalau ditanya ke pemiliknya, kadang jawabannya jujur tapi nyelekit:“Biar toko saya laris. Biar…
Read More » -
Takut Hari Sial Salah Satu Bentuk Syirik Masa Kini
“Kita bangga bilang bisnis halal, tapi masih takut ‘hari sial’?” Lucu ya, kadang label “syariah” sudah dipasang, tapi keyakinannya masih campur dan belum tawakal kepada Allah ﷻ sepenuhnya. Strategi boleh Islami, tapi langkahnya masih nunggu “hari bagus”. Seolah-olah keberkahan itu bisa dijadwal lewat kalender, bukan diturunkan lewat ketakwaan. Pernah nggak lihat orang yang sebelum mulai usaha, nunggu “hari bagus” dulu?…
Read More » -
Ini Bentuk Syirik Modern yang Terselubung
“Katanya rezeki dari Allah, tapi masih cari penglaris. Katanya ingin pahala dari kerja keras yang halal, tapi malah berharap pada benda mati.” Pernah nggak sih kita ketemu orang yang setiap pagi bilang, “Bismillah,” tapi begitu lihat jimat, angka hoki, atau benda penglaris, matanya berbinar? Kita kadang tersenyum tipis, tapi dalam hati mungkin bertanya: “Serius nih? Rezeki dari Allah ﷻ, tapi…
Read More » -
Saat Amal Lebih Berharga dari Harta
“Pernah mikir nggak, kalau ternyata amal yang kita kumpulin jauh lebih nempel di hidup kita daripada harta segunung?” Coba bayangin deh, kalo besok kita dipanggil pulang sama Allah ﷻ, apa sih yang beneran bisa kita bawa? Rumah mewah? Mobil kece? Tabungan miliaran? Sayangnya, semua itu nggak bakal ikut. Semuanya bakal kita tinggalin. Yang nemenin kita cuma satu: amal. Dan inilah…
Read More »