Keuangan
-
3 Tips Mudah Memanajemen Resiko Bisnis, Pebisnis Pemula Wajib Tau!
Dalam berbisnis tidak semua berjalan mulus, tentunya banyak resiko-resiko yang perlu dihadapi. Bentuk dari resiko bisnis adalah kerugian, gagal bayar, dan lain sebagainya. Salah satu sebab terjadinya masalah-masalah tersebut kurangnya kemampuan manajerial dalam mengelola suatu bisnis, sehingga resiko-resiko tersebut tidak dapat diminimalisir. Untuk bisa mengatasi risiko bisnis, tentunya perlu ada sebuah beberapa tips memanajemen resiko bisnis yang perlu anda ketahui.…
Read More » -
Inspirasi Kisah Nabi Yusuf Dalam Mengatur Keuangan Sesuai Syariah
Seberapa penting buat kita untuk mengatur keuangan? Jawabanya penting banget. Yuk kita simak kisah inspirasi dari Nabi Yusuf. Kisah itu bermula ketika salah seorang Raja Mesir bermimpi melihat tujuh ekor sapi betina gemuk dimakan tujuh sapi betina kurus dan tujuh bulir gandum hijau dimakan tujuh bulir gandum kering. Keesokannya ia mencari tahu apa arti dari mimpinya itu. Para penasihat…
Read More » -
4 Tips Mudah Mengelola Keuangan Dalam Perspektif Islam
Siapa diantara Kita yang selalu dalam kondisi keuangan boncos ? Kondisi keuangan seperti itu bukan melulu karena Kita yang tidak memiliki uang. Kegagalan dalam mengelola keuangan, disebabkan karena kurangnya kemampuan kita dalam mengelola keuangan. Sekalipun Kita memiliki jumlah uang yang banyak, apabila tidak dikelola dengan benar dan tepat, akan dapat menyebabkan keuangan Kita akan selalu serba kurang (boncos). Karena itulah,…
Read More » -
Investasi Keberlanjutan dan Pandangan Syariah
Teknologi terus mengalami perkembangan pada masa kini hingga masa yang akan datang. Perkembangan teknologi memberikan pengaruh pada semua ruang lingkup termasuk pada industri keuangan seperti investasi. Secara umum, investasi merupakan usaha untuk meningkatkan kekayaan pada kondisi mendatang. Jika diperdalam lagi, investasi dapat diartikan sebagai suatu komitmen dalam jangka waktu tertentu untuk memperoleh pembayaran dimasa yang akan datang sebagai kompensasi bagi…
Read More » -
Penggunaan Teknologi Digital untuk Memaksimalkan Dana Zakat di Indonesia
Kita sering mendengar bahwa masyarakat Indonesia memiliki sifat kedermawanan yang tinggi. Laporan dari World Giving Index (WGI) tahun 2022 yang dirilis oleh (Charities Aid Foundation) juga menyebutkan bahwa Indonesia berada di peringkat pertama sebagai negara paling dermawan1. Sifat kedermawanan masyarakat Indonesia ini didukung juga dengan adanya kewajiban berzakat bagi muslim, hal ini juga yang menjadikan salah satu faktor bagi kita…
Read More » -
Investasi dengan ROI 70.000%
Allah ﷻ berfirman, مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۗوَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha…
Read More » -
Mau Investasi Emas. Gimana Supaya Sesuai Syariat?
Kenapa orang tertarik membeli emas? Pertama, dengan emas, kekayaan yang disimpan akan terlepas dari ancaman inflasi. Kedua, harga emas cenderung stabil dan cenderung naik. Lihat saja pergerakan harga emas antam selama ini. Ketiga, investasi emas tergolong investasi yang low-risk, karena harga emas dalam jangka panjang selalu naik. Keempat, investasi dalam bentuk emas lebih likuid ketimbang investasi dalam bentuk lainnya. Likuid…
Read More » -
Tabungan untuk Beli Aset?
Lagi-lagi, tergantung prioritas. Bagi yang tempat tinggalnya sudah tetap, karirnya sudah stabil dan tidak ingin merantau lagi, dan dari sisi keuangan juga mencukupi untuk cicilan KPR Syariah, maka membeli aset, yaitu rumah atau mobil bisa menjadi pilihan yang tepat. Tapi, bagi rekan-rekan yang masih ingin merantau dan mengadu nasib di tempat lain, maka, rumah atau mobil belum menjadi prioritas. Lebih…
Read More » -
Tabungan. Buat usaha aja?
Kalau kerja terus nyambi usaha? Jadinya keteteran waktu dan curi-curi waktu. Kalau jam kerja kebayang-bayang dan malah ngerjain soal bisnis, ujung-ujungnya cacat integritas. Kalau sudah cacat integritas, yah kurang berkah gajinya, kurang berkah pula profitnya. Kalau memang mau bebas waktu dan usaha, ya resign dulu aja. Belum berani resign? Maka kerja, sambil berinvestasi. Begitulah. Milikilah bisnis. Jika tidak, berinvestasilah di…
Read More » -
Tabungan. Buat Apa?
Menurut salah satu referensi kami [1], yang dianjurkan untuk berinvestasi adalah pekerja atau pegawai. Seperti saran Umar bin Khattab terhadap para pekerja, “Wahai pekerja, jangan habiskan semua upahmu.” Menurut Umar bin Khattab, sebagian belikan kambing, sebagian belikan ladang. Ini mengisyaratkan investasi, berupa aset produktif dan properti. Demikianlah, Umar mengajak kita cerdas finansial. Paham bisnis, paham properti, paham investasi. Nasihat Umar…
Read More »